Jasa SEO murah dan profesional silakan hubungi 0812-1413-345 ūüėä

12 Tips Menulis Artikel SEO Friendly yang Baik & Berkualitas

Sudah bukan rahasia lagi jika artikel yang SEO friendly bisa membuat traffic website naik signifikan. Lantas, adakah tips menulis artikel SEO friendly? Jawabannya, tentu ada.

Ada kurang lebih 12 tips menulis artikel SEO friendly yang berkualitas. Seperti misalnya memakai kata kunci yang tepat hingga artikel mengandung kepadatan kata kunci yang merata.


Selain itu, yang tidak kalah penting adalah panjang artikel dan panjang judul SEO artikel. Tanpa berlama-lama lagi, berikut 12 tips menulis artikel yang SEO friendly.

1. Riset Keyword/Kata Kunci

Tujuan utama riset keyword atau kata kunci adalah untuk melihat seberapa besar volume kata kunci artikel yang akan dibuat dan seberapa besar persaingannya (KD atau SD).


Keyword memiliki perang sangat penting dalam artikel SEO. Semakin tinggi volume sebuah keyword, maka semakin besar juga peluang untuk mendapat traffic yang tinggi.

Namun, jika volume keyword yang tinggi tersebut diikuti dengan KD atau SD yang tinggi pula, maka peluang untuk mendapat traffic dari keyword tersebut juga semakin kecil.


Artikel SEO friendly adalah artikel yang memakai keyword volume tinggi namun KD atau SD rendah. Dengan begitu, artikel akan bisa mendatangkan traffic untuk website.

2. Amati SERP

Setelah menentukan kata kunci, tips menulis artikel SEO friendly yang selanjutnya adalah amati SERP. Di dalam SERP, kompetitor yang sebenarnya akan terlihat.


Lakuka riset jumlah kata dan kepadatan kata kunci pada setidaknya 1 hingga 5 artikel yang ada pada SERP. Selain itu, perhatikan pula sub judul yang digunakan.

Lebih dari itu, dengan mengamati SERP, people also ask atau PAA dan related searches juga bisa diketahui. Kedua hal tersebut bisa dipakai untuk merancang isi artikel.


Dengan mengacu pada keduanya, artikel akan sesuai kebutuhan pengguna. Bahkan bisa menempati halaman pertama meski dengan kata kunci yang tidak persis sama.

3. Hindari Duplikat Konten

Pada dasarnya, duplikat konten bukan masalah. Hanya saja, Google akan menempatkan artikel yang dibuat lebih dulu di posisi yang lebih baik dari artikel yang terakhir dibuat.

Artikel yang terakhir dibuat biasanya akan berada di bawah artikel yang serupa namun dibuat lebih dulu. Dengan catatan artikel yang terakhir dibuat benar-benar berkualitas.


Oleh sebab itu, duplikat konten merupakan hal yang tidak disarankan ketika menulis artikel SEO. Akan lebih baik jika membuat artikel dengan kata kunci benar-benar berbeda.

4. Gunakan Judul yang Relevan

Judul artikel yang SEO friendly paling tidak mengandung kata kunci. Selain kata kunci, pilihan kata dalam judul juga musti yang benar-benar relevan dengan kata kunci.


Salah satu cara untuk membuat judul yang relevan adalah dengan melihat variasi keyword pada tools semacam Semrush.  Dengan begitu, volume keyword juga bisa bertambah.

Membuat judul artikel SEO friendly tidak sama dengan clikbait. Traffic judul clikbait biasanya cenderung berasal dari misalnya media-media sosial atau Googel News.

5. Kata Kunci di Awal Judul

Saat membuat judul untuk artikel SEO friendly, usahakan kata kunci ada di awal judul dan tanpa kata sambung dan sejenisnya. Sama seperti yang Yoast sarankan.


Seperti misalnya, ketika mememaki kata kunci cara menulis artikel SEO, maka kata tersebut yang ada di awal judul dan tidak menjadi cara mudah menulis artikel SEO.

6. Perhatikan Panjang Judul & Artikel

Artikel yang SEO friendly juga harus memperhatikan panjang judul dan panjang artikel itu sendiri. Pastikan panjang judul tidak lebih dari misalnya 60 atau 70 karakter.


Sedangkan panjang artikel minimal 300 kata jika merujuk pada Yoast. Namun, alangkah baiknya jika panjang artikel merujuk pada artikel yang sudah berada di SERP.

7. Perhatikan Kepadatan Kata Kunci

Menulis artikel SEO friendly akan selalu identik dengan kepadatan kata kunci. Letak kata kunci sendiri paling tidak berada di paragraf awal, tengah dan akhir artikel.


Namun, kepadatan kata kunci cenderung akan mengikuti panjang artikel. Semakin panjang artikel, semakin banyak kata kunci yang musti tersebar secara merata dalam artikel.

Secara persentase, kepadatan kata kunci biasanya 2 hingga 4 persen dari panjang artikel. Terlalu sedikit tidak baik dan begitu pun sebaliknya atau malah dianggap spam.


Salah satu tools yang bisa dipakai untuk menganalisis kepadatan kata kunci adalah SEOQuake. Melalui tools tersebut kepadatan kata kunci dan persentasenya akan terlihat.

8. Gunakan Sub Judul (Optional)

Salah satu fungsi sub judul atau heading dalam artikel SEO friendly adalah sebagai related keyword. Google bisa menempatkan artikel di halaman pertama karena hal tersebut.


Misalnya, sub judul cara menulis artikel SEO dalam artikel apa itu SEO. Ketika ada pengguna mencari kata kunci tersebut, maka artikel juga bisa berada di halaman pertama.

9. Gunakan Meta Deskripsi

Sebelum Google menempatkan artikel di SERP, Google akan lebih dulu melakukan pengindeksan. Dalam proses pengindeksan tersebut Google akan membaca meta deskripsi.


Tanpa meta deskripsi, Google akan secara acak mengambil kalimat dalam artikel yang cukup relevan dengan kata kunci untuk dipakai sebagai kutipan di SERP nantinya.


Baca juga: Jasa SEO Website Murah Bulanan, Terbaik dan Profesional


Semakin relevan meta deskripsi, maka akan semakin besar kemungkinan artikel akan Google tematkan di halaman pertama. Pastikan kata kunci ada di dalam meta deskripsi.


Google cenderung akan memakai kalimat yang merupakan bagian dari kata kunci sebagai kutipan di SERP. Google juga akan biasanya mengutip numbering atau heading.

10. Gunakan Kalimat Pendek

Kalimat yang pendek cenderung mudah dipahami ketimbang yang terlalu panjang. Bukan saja oleh pengguna, melainkan juga oleh Google ketika melakukan pengindekskan.


Sama seperti Google, Yoast juga selalu menyarankan untuk membuat kalimat yang pendek ketika menulis artikel SEO friendly. Bahkan memakai kata yang pendek pula.

Seperti misalnya, akan lebih baik jika mengganti kata menggunakan dengan kata memakai. Namun, kuncinya adalah membuat kalimat yang mudah dipahami.

11. Gunakan Penomoran

Tips yang satu ini khusus untuk artikel How To. Dalam beberapa kasus artikel-artikel how to, Googel kerap menempatkan artikel di posisi pertama jika memakai penomoran.


Google biasanya akan memakai penomoran tersebut sebagai featured snippet. Seperti misalnya untuk kata kunci cara membuat artikel SEO pada pencarian Google.

12. Gunakan Plugin SEO

Tips menulis artikel SEO friendly yang terakhir adalah gunakan plugin SEO seperti Yoast atau AIO. Kedua plugin tersebut akan sangat membantu ketika menulis artikel SEO.

Terutama membantu untuk membuat meta deskripsi. Ada lebih dari 10 indikator yang dipakai kedua plugin tersebut untuk menilai apakah sebuah artikel SEO friendly atau tidak.


Akhir kata, artikel SEO pada dasarnya banyak bergantung pada kata kunci. Semakin rendah KD atau SD, maka akan semakin tinggi peluang berada di halaman pertama Google.